{"id":1704,"date":"2022-11-29T10:00:41","date_gmt":"2022-11-29T10:00:41","guid":{"rendered":"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/?p=1704"},"modified":"2022-12-05T05:45:34","modified_gmt":"2022-12-05T05:45:34","slug":"karakteristik-perkembangan-masa-kanak-kanak-pertengahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/karakteristik-perkembangan-masa-kanak-kanak-pertengahan\/","title":{"rendered":"[Kelas Pagi] Karakteristik Perkembangan Masa Kanak-Kanak Pertengahan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Oleh:<br \/>\nFirda Syafriyanti (2021)<br \/>\nShintia Anggraeni A (2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Psikologi Perkembangan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masa kanak-kanak tengah dan akhir adalah periode perkembangan dari sekitar usia 6 sampai 11 tahun, kira-kira sesuai dengan tahun-tahun sekolah dasar.<br \/>\nSelama periode ini, keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung dikuasai. Anak secara formal dihadapkan pada dunia dan budaya yang lebih besar.<br \/>\nPrestasi menjadi tema yang lebih sentral dari dunia anak, dan kontrol diri meningkat. (Santrock, 2009)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut\u00a0 Khadijah (2020), perkembangan motorik kasar kemampuan menggerakkan tubuh (kaki, tangan, wajah, dan anggota tubuh lain) dengan mengandalkan otot-otot besar (berlari, menendang, duduk, naik turun tangga dan lainnya). Sedangkan perkembangan motorik halus yaitu kemampuan menggerakkan otot halus dengan koordinasi mata dan tangan (memotong, menggambar, menulis dan lainnya).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Santrock mengungkapkan 3 hal yang berkaitan dengan proses informasi pada siswa SD jenjang bawah, diantaranya <em>long-term memory<\/em> (memori jangka panjang), <em>thinking<\/em> (pemikiran\/ cara berpikir), dan <em>metacognition<\/em> (metakognitif).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada usia sekitar 7 tahun, anak-anak mulai merespons dengan kata (<em>part of speech<\/em>) yang sama dengan kata stimulus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kosakata anak-anak meningkat dari rata-rata sekitar 14.000 kata pada usia 6 tahun menjadi rata-rata sekitar 40.000 kata pada usia 11 tahun. Anak-anak membuat kemajuan serupa dalam tata bahasa (Zukowski, 2009) dalam Santrock.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karakteristik perkembangan Sosioemosional anak usia sekolah dasar<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Keinginan menguasai sesuatu<\/li>\n<li>Keinginan berjaya,<\/li>\n<li>Menguasai kemahiran asas fisikal dan sosial<\/li>\n<li>Memerlukan peneguhan positif\/penghargaan trehadap tugas yang disempurnakannya<\/li>\n<li>Merasa komplek rendah diri jika dikritik<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Referensi :<br \/>\nSantrock, J. (2010). Child Development (Thirteeth Editiona). New York: McGrawHill.<br \/>\nKhadijah &amp; Amelia, N. (2020). Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini: Teori dan Praktik. Jakarta. KENCANA.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Firda Syafriyanti (2021) Shintia Anggraeni A (2021) Psikologi Perkembangan Masa kanak-kanak tengah dan akhir adalah periode perkembangan dari sekitar usia 6 sampai 11 tahun, kira-kira sesuai dengan tahun-tahun sekolah dasar. Selama periode ini, keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung dikuasai. Anak secara formal dihadapkan pada dunia dan budaya yang lebih besar. Prestasi menjadi tema yang lebih sentral dari dunia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1704","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1704"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1704\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1706,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1704\/revisions\/1706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}