{"id":1741,"date":"2022-08-12T08:05:10","date_gmt":"2022-08-12T08:05:10","guid":{"rendered":"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/?p=1741"},"modified":"2022-12-05T03:26:13","modified_gmt":"2022-12-05T03:26:13","slug":"kelas-pagi-psikologi-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/kelas-pagi-psikologi-pendidikan\/","title":{"rendered":"[KELAS PAGI] PSIKOLOGI PENDIDIKAN"},"content":{"rendered":"<p><strong>Oleh:<\/strong><\/p>\n<p>Khoirunnisa (2021)<br \/>\nKholifatul Amer Jannah (2021)<\/p>\n<p>(Psikologi Pendidikan)<\/p>\n<p><strong>Pengertian Psikologi Pendidikan<\/strong><\/p>\n<p>Psikologi pendidikan merupakan suatu studi yang bersifat sistematis mengenai tingkah laku manusia dalam proses belajar-mengajar serta faktor-faktor yang terlibat dalam pengajaran dengan kegiatan belajar seseorang (Uyun dan Warsah, 2021).<\/p>\n<p>Duchesne dan McMaugh (2019) mengatakan bahwa psikologi pendidikan merupakan cara untuk menerapkan prinsip-prinsip psikologi ke dalam konteks pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengajaran.<\/p>\n<p><strong>Ruang Lingkup Psikologi Pendidikan<\/strong><\/p>\n<p>Samuel Smith (dalam Syah, 2016) menyebutkan beberapa ruang lingkup psikologi pendidikan yaitu:<\/p>\n<p>1. Pengetahuan tentang psikologi pendidikan<br \/>\n2. Hereditas atau karakteristik pembawaan sejak lahir<br \/>\n3. Lingkungan bersifat fisik<br \/>\n4. Perkembangan siswa<br \/>\n5. Proses tingkah laku<br \/>\n6. Hakikat dan ruang lingkup belajar<br \/>\n7. Faktor yang mempengaruhi belajar<br \/>\n8. Hukum dan teori belajar<br \/>\n9. Pengukuran, yakni prinsip dasar dan batasan pengukuran\/evaluasi<br \/>\n10. Transfer belajar, meliputi mata pelajaran<br \/>\n11. Sudut pandang praktis mengenai pengukuran<br \/>\n12. Ilmu statistika dasar<br \/>\n13. Kesehatan rohani<br \/>\n14. Pendidikan membentuk watak<br \/>\n15. Pengetahuan psikologi tentang mata pelajaran sekolah menengah<br \/>\n16. Pengetahuan psikologi tentang mata pelajaran sekolah dasar<\/p>\n<p><strong>Manfaat Mempelajari Psikologi Pendidikan<\/strong><\/p>\n<p>Manfaat mempelajari psikologi pendidikan menurut Suralago (2021) yaitu:<\/p>\n<p>&#8211; Memahami siswa sebagai pembelajaran, meliputi perkembangannya, karakteristi, kemampuan dan kecerdasan, motivasi, minat, pengalaman, sikap, kepribadian dan lainnya.<br \/>\n&#8211; Memahami prinsip-prinsip dan teori pembelajaran<br \/>\n&#8211; Memilih metode-metode pembelajaran<br \/>\n&#8211; Memilih dan menetapkan tujuan pembelajaran<br \/>\n&#8211; Membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar<br \/>\n&#8211; Memilih alat bantu pembelajaran<br \/>\n&#8211; Menilai hasil dari proses pembelajaran<br \/>\n&#8211; Memilih sistem evaluasi yang tepat<\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<p>Duchesne, S. &amp; McMaugh, A. (2019). <em>Educational Psychology for Learning and Teaching 6th Edition<\/em>. Australia: Cengage Learning.<\/p>\n<p>Suralaga, F.(2021).<em>Psikologi Pendidikan: Implikasi dalam Pembelajaran<\/em>. Depok: Rajawali Pers<\/p>\n<p>Syah. M. (2016). <em>Psikologi Pendidikan denganPendekatan Baru<\/em>. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.<\/p>\n<p>Uyun, M. Warsah, 1. (2021).<em>Psikologi Pendidikan<\/em>. Sleman: Deepublish Publisher.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Khoirunnisa (2021) Kholifatul Amer Jannah (2021) (Psikologi Pendidikan) Pengertian Psikologi Pendidikan Psikologi pendidikan merupakan suatu studi yang bersifat sistematis mengenai tingkah laku manusia dalam proses belajar-mengajar serta faktor-faktor yang terlibat dalam pengajaran dengan kegiatan belajar seseorang (Uyun dan Warsah, 2021). Duchesne dan McMaugh (2019) mengatakan bahwa psikologi pendidikan merupakan cara untuk menerapkan prinsip-prinsip psikologi ke dalam konteks pendidikan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1741","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1741"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1741\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1742,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1741\/revisions\/1742"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}