{"id":1771,"date":"2022-05-11T06:42:16","date_gmt":"2022-05-11T06:42:16","guid":{"rendered":"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/?p=1771"},"modified":"2022-12-05T06:51:08","modified_gmt":"2022-12-05T06:51:08","slug":"kelas-pagi-persepsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/kelas-pagi-persepsi\/","title":{"rendered":"[KELAS PAGI] PERSEPSI"},"content":{"rendered":"<p><strong>Oleh:<\/strong><\/p>\n<p>Anti Wulan Nurcahaya (2021)<br \/>\nFauzah Almira Lathifah (2021)<\/p>\n<p>(Pskologi Kognitif dalam Pendidikan)<\/p>\n<p><strong>Definisi Persepsi<\/strong><\/p>\n<p>Persepsi adalah pengalaman tentang obyek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Persepsi adalah memberikan makna pada stimuli inderawi (Rakhmat, 2011).<br \/>\nPersepsi (perception) melibatkan kognisi tingkat tinggi dalam penginterpretasian terhadap informasi sensorik.<\/p>\n<p><strong>Faktor-Faktor Pembentukan Persepsi<\/strong><\/p>\n<p>&#8211; Adanya Obyek<br \/>\n&#8211; Adanya alat indera (sistem sensori) dan sistem saraf pusat<br \/>\n&#8211; Atensi (perhatian selektif\/scanning)<\/p>\n<p>(Hapsari, dkk, 2014).<\/p>\n<p>Dalam aktivitas kehidupan, setiap orang selalu memperoleh informasi atau suatu kondisi yang mempengaruhi pikiran dan sikapnya. Kondisi yang hadir itulah obyek yang disebut informasi. Ketika informasi tersebut masuk kedalam sensorik, maka seseorang akan berfikir di dalam otak untuk menentukan langkah terbaik untuk menanggapi informasi. Tanggapan inilah yang disebut persepsi. Sikap atau tindakan yang dilakukan terhadap informasi disebut action (Robert, dkk, 2008).<\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<p>Hapsari, I., dkk. (2014). Psikologi Faal. Bandung: PT Remaja Rosdakarya<\/p>\n<p>Jalaludin, R. (2011).Psikologi Komunikasi. Bandung: Rosdakarya<\/p>\n<p>Robert,S., dkk. (2008). Psikologi Kognitif. Jakarta: Erlangga<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Anti Wulan Nurcahaya (2021) Fauzah Almira Lathifah (2021) (Pskologi Kognitif dalam Pendidikan) Definisi Persepsi Persepsi adalah pengalaman tentang obyek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Persepsi adalah memberikan makna pada stimuli inderawi (Rakhmat, 2011). Persepsi (perception) melibatkan kognisi tingkat tinggi dalam penginterpretasian terhadap informasi sensorik. Faktor-Faktor Pembentukan Persepsi &#8211; Adanya Obyek &#8211; Adanya alat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1771","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1771","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1771"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1771\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1772,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1771\/revisions\/1772"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1771"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1771"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1771"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}