{"id":2080,"date":"2023-09-23T03:45:53","date_gmt":"2023-09-23T03:45:53","guid":{"rendered":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/?p=2080"},"modified":"2023-11-13T09:32:20","modified_gmt":"2023-11-13T09:32:20","slug":"berita-acara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/berita-acara\/","title":{"rendered":"Seminar dan Workshop Implementasi Smart Children Book untuk Penguatan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Kecerdasan Majemuk di PAUD"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-background-background-color has-background\">Pada hari Sabtu tanggal 23 September 2023 bertempat di RA Al-Ikhlasiyah Sukarajawetan, Jatiwangi, Kab. Majalengka, Jawa Barat melaksanakan kegiatan Seminar dan <em>Workshop<\/em> bertema \u201cImplementasi <em>Smart Children Book<\/em> untuk Penguatan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Kecerdasan Majemuk di PAUD\u201d. Kegiatan ini diselenggarakan oleh beberapa dosen dan mahasiswa Pascasarjana Program Studi Psikologi Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia dalam rangka penelitian lintas bidang ilmu. Seminar dan <em>Workshop <\/em>ini melibatkan tiga dosen sebagai Narasumber, lima mahasiswa sebagai Tim Fasilitator, dan guru-guru di RA Al-Ikhlasiyah sebagai subjek penelitian, untuk mengukur efektivitas buku \u201c<em>Smart Children Book<\/em>\u201d yang dikembangkan. Kegiatan tersebut dipandu oleh Ropiah Tul\u2019adawiyah, S.Pd. selaku <em>Master of Ceremony<\/em> dan Indah Al-Aziz, S.Ag. selaku moderator. Acara dibuka dengan sambutan Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M. Pd. yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Yayasan Al-Ikhlasiyah, Bapak H. Ade Sumarja, S.Pd. Pihak yayasan turut berterima kasih karena sudah diberi kesempatan untuk menerima ilmu yang dapat bermanfaat bagi pendidik dan peserta didik di kelas. Pemateri dalam seminar dan <em>workshop<\/em> ini adalah Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M. Pd., Prof. Dr. Mubiar Agustin., dan Dr. Idat Muqodas, M.Pd, Kons.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"730\" height=\"487\" src=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2081\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image.png 730w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 730px) 100vw, 730px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>Gambar 1 Dari Kiri ke Kanan: Kepala Yayasan Al-Ikhlasiyah, Dr. Idat Muqodas, M.Pd., Kons., Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd., Prof. Dr. Mubiar Agustin, M.Pd.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd. menyampaikan bahwa usia dini merupakan usia krusial yang harus diperhatikan sungguh-sungguh oleh guru maupun orang tua. Pada masa ini, karakter, emosi, dan intelektual anak sedang dalam tahap pembentukan. Oleh karena itu, pendidikan dan pengasuhan yang baik selama usia dini sangat penting. Jika anak usia dini tidak mendapatkan perhatian dan pembelajaran yang tepat, banyak permasalahan akan timbul di masa depan. Ketika &nbsp;terdapat masalah pada anak, maka yang perlu ditelusuri adalah apa yg terjadi di masa keemasannya <em>(golden age)<\/em>. Lebih lanjut dijelaskan bahwa setiap individu memiliki keragaman dan potensi uniknya sendiri. Keanekaragaman individu dalam konteks pendidikan juga menciptakan beragam pola yang digunakan dalam proses pendidikan, sehingga hal ini jugalah yang melatarbelakangi diadakannya penelitian, seminar dan <em>workshop<\/em> ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, satu hal yang tidak kalah penting dalam perkembangan dan pendidikan anak usia dini adalah perkembangan religiusitas anak yang akan sangat berguna dalam upaya membangun peradaban melalui pendidikan. Cinta <em>(love)<\/em> semestinya menjadi satu hal yang harus selalu ada sebagai pondasi bagi guru dalam setiap proses mendidik. Seorang guru harus mampu menciptakan suasana pendidikan yang menyenangkan dan bahagia tanpa memberikan rasa takut. Hal ini akan terwujud apabila seorang guru mengajar dengan sepenuh hati. Terakhir, Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd. menegaskan bahwa <strong>\u201canak bukanlah miniatur orang dewasa, mereka adalah orang yang memiliki potensi untuk berkembang\u201d,<\/strong> hal inilah yang harus kita sadari.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"476\" height=\"715\" src=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2082\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-1.png 476w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-1-200x300.png 200w\" sizes=\"auto, (max-width: 476px) 100vw, 476px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Gambar 2 Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd. sedang membawakan materi kedua dalam kegiatan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sesi kedua seminar diisi oleh Prof. Dr. Mubiar Agustin, M.Pd. yang menyampaikan materi mengenai Pembelajaran Berdiferensiasi berbasis Kecerdasan Majemuk. Ia mengajak para guru untuk menjadikan pengajaran yang berorientasi untuk ibadah. Kita harus meyakini bahwa semua anak itu cerdas sebab mereka memiliki potensi yang beragam dengan gaya belajarnya masing-masing. Inilah yang disebut dengan kecerdasan majemuk. Dalam penyampaiannya ia mengingatkan bahwa idealnya pembelajaran anak usia dini adalah pada perkembangan motorik anak bukan materi pelajaran yang bersifat akademik. Tambahnya, hal yang menjadi penghambat berkembangnya kecerdasan anak adalah antara guru atau orang tua. Sudah seharusnya guru dan orang tua bekerjasama dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sesuai dengan potensi dirinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, ia juga mengungkapkan akan pentingnya keseimbangan kinerja otak kiri dan otak kanan. Dalam pembelajaran diperlukan sentuhan seni untuk meningkatkan kinerja otak kanan sehingga akan lebih baik jika menyertakan lagu dalam proses pembelajaran. Prof. Dr. Mubiar Agustin, M.Pd. juga mengajarkan dan mempraktekkan beberapa lagu dan aktivitas belajar menyenangkan yang dapat diterapkan oleh guru kepada anak usia dini. Hal tersebut juga ditekankan oleh Dr. Idat Muqodas, M.Pd., Kons.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"744\" height=\"496\" src=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2083\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-2.png 744w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-2-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 744px) 100vw, 744px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>Gambar 3 Pemberian materi dan praktek pembelajaran dengan gerakan dan lagu oleh Prof. Dr. Mubiar Agustin, M.Pd.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam pemaparan Dr. Idat Muqodas, M.Pd., Kons. mengenai penangan kesulitan belajar anak diketahui bahwa berdasarkan hasil penelitian yang ia temukan melalui jurnal bereputasi, ditegaskan bahwa musik atau lagu terbukti sangat berpengaruh terhadap konsentrasi belajar. Dalam upaya menangani kesulitan belajar anak dapat diawali dengan mengidentifikasi kasus-kasus kesulitan belajar anak, mengidentifikasi faktor penyebab kesulitan belajar anak, sehingga pada akhirnya dapat menentukan peran guru\/orang tua\/ terapis dalam upaya menangani kesulitan belajar anak.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"678\" height=\"452\" src=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2084\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-3.png 678w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-3-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>Gambar 4 Pemberian materi oleh Dr. Idat Muqodas, M.Pd., Kons.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain seminar dan <em>workshop,<\/em> guru-guru juga diminta untuk melakukan pengkajian terhadap isi buku yang sudah disusun oleh Tim Peneliti. Kegiatan berjalan lancar, mengundang antusias dan penuh haru dari guru-guru RA-Al Ikhlashiyah. Bahkan tidak sedikit guru yang menitikkan air mata sebab disadarkan akan perannya sebagai guru yang ternyata menurutnya belum maksimal dalam membimbing dan mendidik anak. Walaupun demikian, kegiatan tetap berjalan dengan ceria hingga akhir.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-4.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2085\" width=\"371\" height=\"283\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-4.png 440w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-4-300x229.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 371px) 100vw, 371px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>Gambar 5 Kegiatan Pengkajian Buku oleh Guru-Guru&nbsp;RA Al-Ikhlashiyah<\/td><td>Gambar 6 Sesi foto bersama peneliti dan guru-guru&nbsp;RA Al-Ikhlashiyah<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Penulis:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"511\" height=\"342\" src=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-6.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2087\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-6.png 511w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-6-300x201.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 511px) 100vw, 511px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tim Peneliti (Mahasiswa Psikologi Pendidikan angkatan Ganjil 2022)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada hari Sabtu tanggal 23 September 2023 bertempat di RA Al-Ikhlasiyah Sukarajawetan, Jatiwangi, Kab. Majalengka, Jawa Barat melaksanakan kegiatan Seminar dan Workshop bertema \u201cImplementasi Smart Children Book untuk Penguatan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Kecerdasan Majemuk di PAUD\u201d. Kegiatan ini diselenggarakan oleh beberapa dosen dan mahasiswa Pascasarjana Program Studi Psikologi Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia dalam rangka penelitian lintas bidang ilmu. Seminar dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83,57],"tags":[],"class_list":["post-2080","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-galeri-2023","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2080"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2080\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2706,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2080\/revisions\/2706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}