{"id":2482,"date":"2022-07-08T09:00:00","date_gmt":"2022-07-08T09:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/?p=2482"},"modified":"2023-10-27T09:20:58","modified_gmt":"2023-10-27T09:20:58","slug":"apa-yang-menyebabkan-kita-bisa-lupa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/apa-yang-menyebabkan-kita-bisa-lupa\/","title":{"rendered":"Apa yang menyebabkan kita bisa lupa?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-vivid-red-color has-text-color\">Ayu Ulivia, Diah Permata Sari, &amp; Siti Maria Ulfah<\/p>\n\n\n\n<p>Lupa adalah hilangnya informasi yang telah disimpan di memori jangka panjang (Ling &amp; Catling, 2012). Dalam kajian psikologi kognitif, terdapat beberapa teori yang menjelaskan tentang mengapa seseorang dapat lupa. Beberapa diantaranya adalah: Teori interferensi\u00a0&amp; Teori peluruhan (Sternberg &amp; Sternberg, 2012).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Teori Interferensi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Lupa terjadi karena proses mengingat kembali suatu informasi terganggu oleh proses mengingat informasi yang lain (Sternberg &amp; Sternberg, 2012). Terdapat 2 jenis lupa dalam teori interferensi yaitu interferensi retroaktif dan proaktif.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Interferensi retroaktif: terjadi ketika informasi yang baru diperoleh menghambat ingatan informasi lama.<\/li>\n\n\n\n<li>Interferensi proaktif: terjadi ketika informasi yang dipelajari di masa lalu menghambat pembelajaran informasi baru (Sternberg &amp; Sternberg, 2012).<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Teori Peluruhan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Informasi lupa diingat karena hilangnya bertahap dari jejak memori. Pandangan ini berbeda dengan teori interferensi yang memandang satu atau lebih informasi memblokir proses menginat informasi yang lain (Sternberg &amp; Sternberg, 2012).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sternberg. R. J. &amp; Sternberg, K. (2012). <em>Cognitive Psychology<\/em>, 6<sup>th<\/sup>&nbsp; Edition. USA: Wadsworth.<\/p>\n\n\n\n<p>Ling, J &amp; Catling, J. (2012). <em>Psychology Express: Cognitive Psychology<\/em>. Harlow: Pearson Prentice Hall<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayu Ulivia, Diah Permata Sari, &amp; Siti Maria Ulfah Lupa adalah hilangnya informasi yang telah disimpan di memori jangka panjang (Ling &amp; Catling, 2012). Dalam kajian psikologi kognitif, terdapat beberapa teori yang menjelaskan tentang mengapa seseorang dapat lupa. Beberapa diantaranya adalah: Teori interferensi\u00a0&amp; Teori peluruhan (Sternberg &amp; Sternberg, 2012). Teori Interferensi Lupa terjadi karena proses mengingat kembali suatu informasi terganggu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2489,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[58],"tags":[],"class_list":["post-2482","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-what-i-learned"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2482","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2482"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2482\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2491,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2482\/revisions\/2491"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2482"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2482"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2482"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}