{"id":2754,"date":"2022-10-29T12:27:00","date_gmt":"2022-10-29T12:27:00","guid":{"rendered":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/?p=2754"},"modified":"2023-10-27T12:31:53","modified_gmt":"2023-10-27T12:31:53","slug":"karakteristik-perkembangan-masa-kanak-kanak-pertengahan-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/karakteristik-perkembangan-masa-kanak-kanak-pertengahan-2\/","title":{"rendered":"Karakteristik Perkembangan Masa Kanak-Kanak Pertengahan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-vivid-red-color has-text-color\">Firda Syafriyanti &amp; Shintia Anggraeni A (2021)\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perkembangan Fisik dan Motorik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Masa kanak-kanak tengah dan akhir adalah periode perkembangan dari sekitar usia 6 &#8211; 11 tahun, kira-kira sesuai dengan tahun-tahun sekolah dasar. Selama periode ini, keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung dikuasai. Anak secara formal dihadapkan pada dunia dan budaya yang lebih besar. Prestasi menjadi tema yang lebih sentral dari dunia anak, dan kontrol diri meningkat. (Santrock, 2009).<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Khadijah (2020), perkembangan motorik kasar kemampuan menggerakkan tubuh (kaki, tangan, wajah, dan anggota tubuh lain) dengan mengandalkan otot-otot besar (berlari, menendang, duduk, naik turun tangga dan lainnya). Sedangkan perkembangan motorik halus yaitu kemampuan menggerakkan otot halus dengan koordinasi mata dan tangan (memotong, menggambar, menulis dan lainnya).\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perkembangan Kognitif<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Santrock mengungkapkan 3 hal yang berkaitan dengan proses informasi pada siswa SD jenjang bawah, diantaranya <em>long-term memory <\/em>(memori jangka panjang), <em>thinking <\/em>(pemikiran\/ cara berpikir), dan <em>metacognition <\/em>(metakognitif).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perkembangan Bahasa<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada usia sekitar 7 tahun, anak-anak mulai merespons dengan kata (<em>part of speech<\/em>) yang sama dengan kata stimulus.<\/p>\n\n\n\n<p>Kosakata anak-anak meningkat dari rata-rata sekitar 14.000 kata pada usia 6 tahun menjadi rata-rata sekitar 40.000 kata pada usia 11 tahun. Anak-anak membuat kemajuan serupa dalam tata bahasa (Zukowski, 2009) dalam Santrock.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perkembangan Sosio Emosi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Karakteristik perkembangan sosioemosional anak usia sekolah dasar:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Keinginan menguasai sesuatu<\/li>\n\n\n\n<li>Keinginan berjaya<\/li>\n\n\n\n<li>Menguasai kemahiran asas fisikal dan sosial<\/li>\n\n\n\n<li>Memerlukan peneguhan positif\/ penghargaan terhadap tugas yang disempurnakannya<\/li>\n\n\n\n<li>Merasa komplek rendah diri jika dikritik<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Santrock, J. (2010). <em>Child Development (Thirteeth Editiona<\/em>). New York: McGrawHill.<\/p>\n\n\n\n<p>Khadijah &amp; Amelia, N. (2020). <em>Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini: Teori dan Praktik<\/em>. Jakarta. KENCANA.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Firda Syafriyanti &amp; Shintia Anggraeni A (2021)\u00a0 Perkembangan Fisik dan Motorik Masa kanak-kanak tengah dan akhir adalah periode perkembangan dari sekitar usia 6 &#8211; 11 tahun, kira-kira sesuai dengan tahun-tahun sekolah dasar. Selama periode ini, keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung dikuasai. Anak secara formal dihadapkan pada dunia dan budaya yang lebih besar. Prestasi menjadi tema yang lebih sentral dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2760,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[58],"tags":[],"class_list":["post-2754","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-what-i-learned"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2754","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2754"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2754\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2761,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2754\/revisions\/2761"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2760"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2754"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2754"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2754"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}