{"id":4963,"date":"2024-03-18T00:47:52","date_gmt":"2024-03-18T00:47:52","guid":{"rendered":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/?p=4963"},"modified":"2024-04-17T00:49:03","modified_gmt":"2024-04-17T00:49:03","slug":"ketidakpastian-karir-pencarian-identitas-diri-di-masa-dewasa-awal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/ketidakpastian-karir-pencarian-identitas-diri-di-masa-dewasa-awal\/","title":{"rendered":"KETIDAKPASTIAN KARIR : PENCARIAN IDENTITAS DIRI DI MASA DEWASA AWAL"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>KETIDAKPASTIAN KARIR : PENCARIAN IDENTITAS DIRI DI MASA DEWASA AWAL<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>LANDRI NURHANDRIATIE (2217024)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Masa dewasa awal merupakan masa peralihan dari remaja, menuju dewasa, pada masa ini individu sedang berada dalam tahap <em>\u201cgalau\u201d<\/em> akan identitasnya. Masa dewasa awal juga merupakan masa pencarian identitas dimana remaja yang menuju dewasa ini sudah bukan lagi berada di usia remaja namun masih beradaptasi dengan usia dewasa (Arnett, 2016). Masa dewasa awal adalah periode yang dapat dikatakan memiliki banyak tantangan, dan peluang bagi perkembangan identitas diri seseorang. Di masa generasi milenial saat ini, orang-orang sering menghadapi berbagai tekanan untuk membuat keputusan penting baik itu dalam bidang pendidikan, karir, maupun hubungan. Tantangan-tantangan yang ada ini bisa menyebabkan krisis identitas, dimana individu merasa tidak yakin tentang diri mereka maupun tentang apa yang individu inginkan dalam hidupnya. Salah satu hal yang dapat kita soroti tentang keresahan identitas diri yakni ketidakpastian dalam karir, banyak individu pada masa dewasa awal merasa tidak yakin tentang apa yang ingin mereka lakukan dengan karir mereka. Setelah melaksanakan field study dan mendapatkan beberapa <em>insight<\/em> tentang perkembangan pada masa dewasa awal, periode masa dewasa awal yang difokuskan pada usia 20-25 tahun dimana individu di tahap ini sudah menghadapi berbagai situasi dan tantangan serta tanggung jawab baru, seperti sudah berani meninggalkan rumah (merantau), memulai karir dan membangun hubungan yang bermakna. Tantangan tersebut mendorong juga individu untuk mempertahankan nilai-nilai dan tujuan mereka dengan mengembangkan identitas diri yang lebih matang. Individu mungkin saja merasa tertekan untuk membuat sebuah keputusan dimana mereka juga belum siap untuk<\/p>\n\n\n\n<p>berkomitmen pada satu karir. Erikson (1966) membuat 4 kategori dalam teori status identitasnya berdasarkan tingkat komitmen dan eksplorasi, ia menekankan pada aspek identitas diri seperti nilai-nilai tujuan dan karir. Teori status identitas Erikson juga menjadi salah satu teori yang memiliki pengaruh dalam psikologi perkembangan, dimana teori Erikson juga menjelaskan berbagai aspek perkembangan individu salah satunya adalah kesuksesan karir. Marcia (1966) mengembangkan teori status identitas karir untuk menjelaskan bagaimana orang mengembangkan identitas karir mereka. Pemilihan karir adalah proses yang melibatkan dua dimensi utama: eksplorasi dan komitmen (Marcia, 1966).<\/p>\n\n\n\n<p>Eksplorasi adalah proses mempelajari dan mencoba berbagai peran, nilai, dan keyakinan. Ini melibatkan kegiatan seperti; mengambil mata kuliah yang berbeda, magang atau bekerja paruh waktu, berbicara dengan orang-orang yang bekerja di berbagai bidang, membaca buku dan artikel tentang pengembangan karir. Komitmen adalah keputusan untuk berpegang pada satu peran, nilai, atau keyakinan tertentu. Ini melibatkan kegiatan seperti, memilih jurusan kuliah, mencari pekerjaan, mendapatkan pendidikan atau pelatihan lanjutan. Marcia (1966) membagi orang-orang menjadi empat kategori berdasarkan tingkat eksplorasi dan komitmen 1) <em>Diffused<\/em> : Orang-orang dengan status identitas diffused tidak memiliki komitmen atau eksplorasi yang signifikan terhadap berbagai aspek identitas diri mereka. Mereka mungkin merasa tidak yakin tentang siapa mereka atau apa yang mereka inginkan dalam hidup. 2) <em>Foreclosed<\/em> : Orang-orang dengan status identitas foreclosed telah menerima nilai-nilai dan tujuan yang ditetapkan oleh orang lain, seperti orang tua atau budaya mereka. Mereka mungkin tidak memiliki banyak pengalaman eksplorasi atau refleksi diri.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Moratorium<\/em> : Orang-orang dengan status identitas moratorium sedang dalam proses mengeksplorasi berbagai aspek identitas diri mereka. Mereka mungkin merasa tidak yakin tentang apa yang mereka inginkan, tetapi mereka terbuka untuk belajar dan berubah. 4) <em>Achieved<\/em> : Orang-orang dengan status identitas achieved telah mencapai komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai dan tujuan yang telah mereka eksplorasi. Mereka memiliki pemahaman yang jelas tentang ingin menjadi apa dan apa yang mereka inginkan dalam hidup. Marcia berpendapat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>bahwa orang-orang yang mencapai status identitas achieved lebih mungkin untuk merasa puas dengan karir mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemilihan karir juga dapat dimulai dari pertama kali individu memilih jurusannya saat kuliah, untuk individu di masa dewasa awal seperti pada penelitian yang dilakukan Susan C. Whiston, dkk (2017) memberikan bukti bahwa intervensi pemilihan karir dapat menjadi alat yang berharga untuk membantu anak muda membuat keputusan karir yang lebih terinformasi dan percaya diri. Namun kita juga harus menggaris bawahi walaupun intervensi dapat meningkatkan pengambilan keputusan karir, <em>&#8220;keberhasilan&#8221;<\/em> identitas diri terhadap karir tidak dapat didefinisikan secara sempit. Konsep <em>&#8220;keberhasilan&#8221;<\/em> dalam pemilihan karir bisa subjektif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk diantaranya adalah kepuasan pribadi, kesesuaian dengan nilai-nilai individu, dan keberlangsungan dalam karir yang dipilih. Seperti yang sudah didapatkan dari hasil field study, pemilihan karir tentunya bisa dimulai sejak individu memilih jurusan saat kuliah, pemilihan karir dipengaruhi juga oleh identitas diri yang kuat, dimana individu yang memiliki minat dan keterlibatan yang tinggi dalam tujuan hidupnya. Intervensi konseling individu dalam studi Whiston et al. (2017) menghasilkan efek ukuran terbesar pada penentuan karir, penelitian ini menemukan bahwa identitas diri memainkan peran yang penting dalam pengambilan keputusan individu untuk memilih karir. Pemilihan karir dalam masa dewasa awal adalah sebuah proses yang kompleks yang dipengaruhi baik itu faktor internal maupun faktor eksternal. Studi \u201c<em>Emerging Adulthood as a Critical Stage in the Life Course\u201d<\/em> memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentangtantangan dan peluang yang dihadapi individu dalam pemilihan karir. Dalam periode transisi remaja ke dewasa masa \u201c<em>emerging adulthood\u201d<\/em> yang dirasakan oleh individu tentunya mengalami signifikansi dimana pemilihan karir dimasa ini dapat berdampak besar pada kehidupan individu, sebagai jalan hidup seseorang. Keputusan yang dibuat memang bisa ditinjau juga dalam mempengaruhi pendapatan, kepuasan hidup, stabilitas keuangan hingga identitas dirinya. Masa dewasa awal memang ditandai dengan ketidakpastian yang besar dalam hidup seorang individu, banyak individu menghadapi tekanan dari berbagai pihak, baik itu dari keluarga, teman, maupun lingkungan masyarakat sebagai tantangan untuk<\/p>\n\n\n\n<p>membuat keputusan cepat tentang karir. Pemilihan karir juga bukan merupakan proses yang dapat diputuskan dengan tergesa-gesa, pemilihan karir merupakan proses yang berkelanjutan dalam melibatkan eksplorasi, percobaan maupun perubahan individu dalam hidup. Individu dalam masa dewasa awal mungkin mencoba beberapa bidang pekerjaan, baik itu dengan mencoba magang atau memilih bidang studi tertentu sebelum menemukan jalan karir yang cocok untuk hidupnya. Dari beberapa penelitian sebelumnya, masa dewasa awal ini memang menghasilkan hasil penelitian tentang bagaimana individu menekankan pentingnya masa dewasa awal pada pemilihan karir, penelitian-penelitian sebelumnya menganggap masa ini sebagai periode kritis untuk pengembangan identitas karir dan pengambilan keputusan, dimana individu juga diharapkan dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam hidupnya, agar dapat memilih karir dan mengeksplorasi dirinya. Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemilihan karir seperti minat, keterampilan diri, tujuan dan ciri kepribadian. Faktor eksternal salah satunya seperti dukungan keluarga dan teman, juga dapat membantu individu dalam membuat keputusan karir yang tepat. (Wood, 2018).<\/p>\n\n\n\n<p>Pemilihan karir pada masa dewasa awal adalah proses yang penting dan kompleks. Individu pada masa ini dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti tekanan untuk membuat keputusan cepat, ketidakpastian tentang masa depan, dan perubahan nilai dan tujuan. Namun, dengan eksplorasi yang luas dan didukung oleh faktor internal dan eksternal yang positif, individu dapat membuat keputusan karir yang tepat dan memuaskan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>REFERENSI<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Arnett, J. J. (2016). <em>College Students as Emerging Adults: The Developmental Implications of the College Context. Emerging Adulthood,<\/em> 4(3), 219-222.<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1177\/2167696815587422\">https:\/\/doi.org\/10.1177\/2167696815587422 <\/a>Erikson, E. H. (1968). <em>Identity: Youth and crisis.<\/em> New York, NY: W. W. Norton &amp; Company.<\/p>\n\n\n\n<p>Arnett, J. J., \u017dukauskien\u0117, R., &amp; Sugimura, K. (2014). <em>The new life stage of emerging adulthood at ages 18\u201329 years: implications for mental health.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>The&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Lancet&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Psychiatry,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 1(7),&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 569-576.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/doi.org\/10.1016\/S2215-0366(14)00080-7\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Alboliteeh, M., Grande, R. A. N., Berdida, D. J. E., Villagracia, H. N., Raguindin, S. M., &amp; AlAbd, A. M. A. (2022). <em>Parental authority as a mediator between career decision-making self-efficacy, career decision ambiguity tolerance, and career choice of nursing students: A path analysis.<\/em> Journalof professional nursing : official journal of the American Association of<\/p>\n\n\n\n<p>Colleges&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; of&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Nursing,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <em>42<\/em>,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 178\u2013186.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/doi.org\/10.1016\/j.profnurs.2022.07.003\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Friedman, N. P., Miyake, A., Altamirano, L. J., Corley, R. P., Young, S. E., Rhea, S. A., &amp; Hewitt, J. K. (2016). <em>Stability and change in executive function abilities from late adolescence to early adulthood: A longitudinal twin<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>study.<\/em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Developmental&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Psychology,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <em>52<\/em>(2),&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 326\u2013340.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/doi.org\/10.1037\/dev0000075\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Godwin, A., Potvin, G., Hazari, Z., &amp; Lock, R. M. (2016). <em>Identity, Critical Agency, and Engineering: An Affective Model for Predicting Engineering as a Career Choice.<\/em> Journal of Engineering Education, 105(2), 312-340.<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/jee.20118\">https:\/\/doi.org\/10.1002\/jee.20118<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Hochberg, Z., &amp; Konner, M. (2020). <em>Emerging adulthood, a pre-adult life-history<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>stage<\/em>.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Frontiers&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; in&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Endocrinology,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 10,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 918.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/doi.org\/10.3389\/fendo.2019.00918\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Johnson, W.L., Giordano, P.C., Manning, W.D. et al. The Age\u2013IPV Curve: <em>Changes&nbsp; in&nbsp; the&nbsp; Perpetration&nbsp; of&nbsp; Intimate&nbsp; Partner&nbsp; Violence&nbsp; During<\/em><em><br><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>Adolescence and Young Adulthood.<\/em> J Youth Adolescence 44, 708\u2013726 (2015). <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10964-014-0158-z\">https:\/\/doi.org\/10.1007\/s10964-014-0158-z<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Liljeholm, U., Hillborg, H., Argentzell, E. <em>et al.<\/em> The Process of Supporting Careers for Young Adults with Mental Health Problems: Case Study of a Supported Education Program. <em>J. Psychosoc. Rehabil. Ment. Health<\/em> (2023). <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40737-023-00330-x\">https:\/\/doi.org\/10.1007\/s40737-023-00330-x<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Marcia, J. E. (1966). <em>Development and validation of ego-identity status.<\/em> Journal of Personality and Social Psychology, 3, 551-558<\/p>\n\n\n\n<p>Praskova, A., &amp; McPeake, L. (2022). <em>Career Goal Discrepancy, Career Distress, and Goal Adjustment: Testing a Dual Moderated Process Model in Young Adults.<\/em> Journal of Career Assessment, 30(4), 615-634.<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1177\/10690727211063372\">https:\/\/doi.org\/10.1177\/10690727211063372<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Robert W. Lent, Steven D. Brown, (2020). <em>Career decision making, fast and slow:<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>Toward an integrative model of intervention for sustainable career choice<\/em>,<\/p>\n\n\n\n<p>Journal of Vocational Behavior, Volume 120, <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jvb.2020.103448\">https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jvb.2020.103448<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Shane, J., &amp; Heckhausen, J. (2016). <em>For better or worse: Young adults\u2019 opportunity beliefs and motivational self-regulation during career entry.<\/em> International Journal of Behavioral Development, 40(2), 107-116. <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1177\/0165025415589389\">https:\/\/doi.org\/10.1177\/0165025415589389<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Shulman, S., Yonatan-Leus, R., &amp; Silberberg, O. (2023). <em>Understanding stability and change in depressive symptom trajectories across young adulthood through the lens of career development: A mixed-methods study.<\/em> International Journal of Behavioral Development, 47(2), 169-179. <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1177\/01650254221146416\">https:\/\/doi.org\/10.1177\/01650254221146416<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Shulman, S., Barr, T., Livneh, Y., Nurmi, J.-E., Vasalampi, K., &amp; Pratt, M. (2015). <em>Career pursuit pathways among emerging adult men and women: Psychosocial correlates and precursors. International Journal of<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>Behavioral<\/em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <em>Development,<\/em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 39(1),&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 9-19.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/doi.org\/10.1177\/0165025414533222\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Sillero Sillero, A., Gil Poisa, M., Marques-Sule, E., &amp; Ayuso Marga\u00f1on, R. (2023). Motivations and expectations of generation Z nursing students: A<\/p>\n\n\n\n<p>post-pandemic career choice qualitative analysis. <em>Journal of professional nursing : official journal of the American Association of Colleges of Nursing<\/em>, <em>49<\/em>, 178\u2013185. <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.profnurs.2023.09.005\">https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.profnurs.2023.09.005<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Sussman S, Arnett JJ. Emerging Adulthood: <em>Developmental Period Facilitative of the Addictions. Evaluation &amp; the Health Professions<\/em>. 2014;37(2):147-155.<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1177\/0163278714521812\">https:\/\/doi.org\/10.1177\/0163278714521812<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Ulrika Bergmark, Stefan Lundstr\u00f6m, Lena Manderstedt &amp; Annbritt Palo (2018) <em>Why become a teacher? Student teachers\u2019 perceptions of the teaching profession and motives for career choice, European Journal of Teacher Education,<\/em> 41:3, 266-281, DOI: <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1080\/02619768.2018.1448784\">10.1080\/02619768.2018.1448784<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Whiston, S. C., Lenz, J. G., Liu, W., &amp; Davis, D. E. (2017). <em>Effectiveness of career choice interventions: A meta-analytic replication and extension.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Journal&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; of&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Vocational&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Behavior,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 100,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 175-184.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jvb.2017.03.010\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Wetstone, H., &amp; Rice, K. G. (2023). <em>Enhancing Career Adaptability Among University Students: An Intervention Study.<\/em> Journal of Career<\/p>\n\n\n\n<p>Development,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 50(6),&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 1279-1292.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/doi.org\/10.1177\/08948453231187910\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Whiston, S. C., Li, Y., Goodrich Mitts, N., &amp; Wright, L. (2017). <em>Effectiveness of career choice interventions: A meta-analytic replication and extension.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>Journal<\/em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <em>of<\/em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <em>Vocational<\/em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <em>Behavior<\/em>,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 100,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 175-184.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jvb.2017.03.010:\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Wood, D. (2018). <em>Emerging adulthood as a critical stage in the life course<\/em>. In R. M. Lerner, L. Zhang, &amp; S. J. Hinshaw (Eds.), Handbook of life course health development (pp. 347-362). Springer.<\/p>\n\n\n\n<p>Zimmermann, P., &amp; Iwanski, A. (2014). <em>Emotion regulation from early adolescence to emerging adulthood and middle adulthood: Age differences, gender differences, and emotion-specific developmental variations.<\/em> International Journal of Behavioral Development, 38(2),182-194. <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1177\/0165025413515405\">https:\/\/doi.org\/10.1177\/0165025413515405<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KETIDAKPASTIAN KARIR : PENCARIAN IDENTITAS DIRI DI MASA DEWASA AWAL LANDRI NURHANDRIATIE (2217024) Masa dewasa awal merupakan masa peralihan dari remaja, menuju dewasa, pada masa ini individu sedang berada dalam tahap \u201cgalau\u201d akan identitasnya. Masa dewasa awal juga merupakan masa pencarian identitas dimana remaja yang menuju dewasa ini sudah bukan lagi berada di usia remaja namun masih beradaptasi dengan usia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[91,1,65,70,71],"tags":[],"class_list":["post-4963","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-91","category-artikel","category-informasi-agenda-2","category-akademik-panduan-penyelenggaraan-pendidikan","category-akademik-panduan-penyelenggaraan-pendidikan-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4963"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4963\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4964,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4963\/revisions\/4964"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}