{"id":858,"date":"2020-08-14T13:33:17","date_gmt":"2020-08-14T13:33:17","guid":{"rendered":"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/?p=858"},"modified":"2023-10-30T10:44:51","modified_gmt":"2023-10-30T10:44:51","slug":"meningkatkan-keterampilan-menggunakan-teks-akademik-dalam-menulis-proposal-penelitian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/meningkatkan-keterampilan-menggunakan-teks-akademik-dalam-menulis-proposal-penelitian\/","title":{"rendered":"Meningkatkan Keterampilan Menggunakan Teks Akademik dalam Menulis Proposal Penelitian"},"content":{"rendered":"<p>Suasana pandemi saat ini tidak menyurutkan semangat mahasiswa Program Studi Psikologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia dalam meningkatkan keterampilan dalam menulis teks akademik sehubungan dengan penyusunan proposal penelitian. Hari Senin, 13 Juli 2020, mahasiswa angkatan 2018 dan 2019 Program Studi Psikologi Pendidikan SPs UPI kembali menghadiri kegiatan <em>academic writing<\/em> secara dalam jaring (daring) menggunakan media <em>Zoom meeting<\/em>, dengan tema \u201cPenyusunan Proposal Penelitian\u201d. Kegiatan <em>academic writing<\/em> yang ke-2 kalinya diadakan pada tahun 2020 ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menulis teks akademik dalam proposal penelitian serta membuat peta kajian literatur.<\/p>\n<figure id=\"attachment_851\" aria-describedby=\"caption-attachment-851\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-1.jpg\" rel=\"attachment wp-att-851\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-851\" src=\"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-1-300x212.jpg\" alt=\"Narasumber academic writing \u201cPenyusunan Proposal Penelitian\u201d,  Dr. Tina Hayati Dahlan, S.Psi. M.Pd., Psikolog \" width=\"300\" height=\"212\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-1-300x212.jpg 300w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-1.jpg 637w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-851\" class=\"wp-caption-text\">Narasumber academic writing \u201cPenyusunan Proposal Penelitian\u201d,<br \/>Dr. Tina Hayati Dahlan, S.Psi. M.Pd., Psikolog<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pemateri kegiatan <em>academic writing<\/em> kali ini adalah Dr. Tina Hayati Dahlan, S.Psi. M.Pd., Psikolog, dosen sekaligus Ketua Program Studi Psikologi Pendidikan SPs UPI. Mengawali pemaparan materi, Dr. Tina menjelaskan struktur latar belakang penelitian dimulai dengan uraian gambaran fenomena yang mendasari penelitian ini dan urgensi dari topik yang akan diteliti, hasil-hasil penelitian terdahulu tentang topik yang akan diteliti, serta apa kebaharuan dan kontribusi dari penelitian yang akan dilakukan. Pemaparan dilanjutkan tentang pentingnya kajian literatur serta sumber referensi dari jurnal bereputasi (diutamakan internasional) dan cara membuat matriks literatur. Pemaparan diakhiri penjelasan tentang teks akademik dan ciri-ciri kebahasaan dari teks akademik.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-2.jpg\" rel=\"attachment wp-att-852\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-852\" src=\"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-2-300x197.jpg\" alt=\"Academic Writing 2\" width=\"300\" height=\"197\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-2-300x197.jpg 300w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-2.jpg 829w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Pada kegiatan kali ini, peserta banyak dilengkapi konsep bagaimana merumuskan suatu permasalahan dan tujuan dilakukannya penelitian secara cermat dan tepat, serta bagaimana permasalahan yang ada diteliti dengan menggunakan pendekatan dan metode yang tepat. Menghadapi situasi pendemi saat ini, penelitian dengan pendekatan kualitatif sangat dianjurkan, mengingat kondisi pengambilan data dan observasi langsung di lapangan yang diprediksikan akan menghadapi berbagai kendala. Pemateri juga memaparkan kiat-kiat dalam menyusun proposal penelitian disertai dengan beberapa contoh artikel dari jurnal nasional dan internasional bereputasi.<\/p>\n<p>Materi disampaikan dengan sangat menarik, memberi banyak ilmu dan pemahaman, serta membuka wawasan seluruh peserta yang mengikuti kegiatan <em>academic writing<\/em> tersebut. Walaupun kegiatan ini diadakan siang hari, namun peserta tetap bersemangat dalam mendengarkan dan mengikuti sesi tanya jawab.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-3.jpg\" rel=\"attachment wp-att-853\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-853\" src=\"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-3-300x195.jpg\" alt=\"Academic Writing 3\" width=\"300\" height=\"195\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-3-300x195.jpg 300w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Academic-Writing-3.jpg 689w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Beberapa kesan yang diberikan oleh peserta, diantaranya dari Dede Yani (Psikopen 2019) yang mendapat pencerahan dari pemaparan nara sumber, baik dari poin-poin penting yang harus dipertimbangkan dalam menyusun latar belakang maupun dari contoh-contoh penelitian, sehingga memberikan pemahaman yang lebih dan memudahkan dalam penyusunan proposal. Yuliani (Psikopen 2018) sangat bersyukur dengan adanya kegiatan kampus, khususnya prodi yang tetap memfasilitasi mahasiswanya dimasa pandemi ini, sehingga mendapatkan pencerahan dalam menulis penelitian yang sepertinya gampang tetapi kenyataannya tidaklah mudah, dan melalui kegiatan <em>academic writing<\/em> ini juga dapat mengetahui darimana harus memulai suatu penelitian, mengatasi kesulitan yang dihadapi, dan memulai kegiatan menulis. Lebih lanjut Yuliani juga sangat berterima kasih pada Ibu Kaprodi dari Pascasarjana Psikologi Pendidikan yang senantiasa meluangkan waktu, memotivasi, dan membagikan ilmunya, dan dengan melalui <em>academic writing<\/em> ini mahasiswa masih tetap bisa berkarya, produktif dan tetap bisa menimba ilmu meskipun pandemi masih berlangsung. Kesan yang dalam juga disampaikan oleh Layya Meutia (Psikopen 2019), bahwa dengan mengikuti <em>academic writing<\/em> bersama Ibu Tina Dahlan, dengan cara pemaparan yang cukup santai membuat peserta tidak merasa jenuh, bahkan lebih lagi yang bersangkutan mendapatkan penjelasan yang mudah dipahami, cukup rinci, memperluas wawasan untuk dapat melanjutkan kegiatan menulis penelitian yang sedang dilakukan.<\/p>\n<p>Kegiatan yang awalnya dijadwalkan selama 1,5 jam ini, tidak terasa berakhir lebih dari waktu yang dijadwalkan, karena dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang menarik, semakin menambah keingintahuan peserta untuk lebih menggali teknik penyusunan proposal penelitian lebih dalam. Dari peserta yang hadir, berharap akan diadakan lagi sesi-sesi tambahan dengan topik yang mendukung penyusunan proposal dan laporan penelitian, terlebih dengan kondisi masa pandemi yang masih berlangsung dan perkembangan teknologi informasi yang semakin maju dengan pesat. (Merryana, 2020).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suasana pandemi saat ini tidak menyurutkan semangat mahasiswa Program Studi Psikologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia dalam meningkatkan keterampilan dalam menulis teks akademik sehubungan dengan penyusunan proposal penelitian. Hari Senin, 13 Juli 2020, mahasiswa angkatan 2018 dan 2019 Program Studi Psikologi Pendidikan SPs UPI kembali menghadiri kegiatan academic writing secara dalam jaring (daring) menggunakan media Zoom meeting, dengan tema [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[57],"tags":[],"class_list":["post-858","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/858","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=858"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/858\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4093,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/858\/revisions\/4093"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=858"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=858"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=858"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}