{"id":969,"date":"2021-05-04T04:14:56","date_gmt":"2021-05-04T04:14:56","guid":{"rendered":"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/?p=969"},"modified":"2021-05-05T12:20:52","modified_gmt":"2021-05-05T12:20:52","slug":"mengenal-fenomena-quarter-life-crisis-pada-guru-milenial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/mengenal-fenomena-quarter-life-crisis-pada-guru-milenial\/","title":{"rendered":"Mengenal Fenomena Quarter Life Crisis pada Guru Milenial"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Quarter-life-crisis.jpg\" rel=\"attachment wp-att-989\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-989\" src=\"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Quarter-life-crisis-298x300.jpg\" alt=\"Quarter life crisis\" width=\"298\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Quarter-life-crisis-298x300.jpg 298w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Quarter-life-crisis-150x150.jpg 150w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Quarter-life-crisis.jpg 743w\" sizes=\"auto, (max-width: 298px) 100vw, 298px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program Studi Psikologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia mulai mengaktifkan kembali kegiatan melalui sosial media khususnya media Instagram sebagai upaya untuk memperkenalkan lebih jauh tentang Prodi ini kepada khalayak, dengan mengadakan acara <em>live streaming<\/em> bersama Ketua Prodi Dr. Tina Hayati Dahlan, M.Pd, Psikolog. Acara <em>live streaming<\/em> yang diselenggarakan oleh tim media Prodi Psikologi Pendidikan ini mengusung tema <em>Quarter Life Crisis<\/em> (<em>QLC<\/em>) pada Guru Milenial yang dinilai relevan dengan kondisi yang ada pada para guru milenial. <em>Live streaming<\/em> ini dilaksanakan melalui IG @psikopend_sps pada hari Minggu tanggal 4 April 2021 pukul 19.45-21.00 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara yang dipandu oleh Faiz Fatihul &#8216;Alwan, S.Pd. salah seorang mahasiswa Prodi Psikologi Pendidikan SPs UPI yang kesehariaannya bekerja sebagai penyiar menjadikan <em>live streaming<\/em> kali ini terasa \u2018renyah<em>\u2019<\/em> dan ringan namun sarat akan ilmu ini. Acara ini ditonton oleh sekitar 132 <em>viewer <\/em>dari berbagai kalangan, diantaranya alumni dan mahasiswa aktif Prodi Psikologi Pendidikan SPs UPI, mahasiswa dan alumni SPs UPI, para guru, kolega\/kerabat dari pemateri dan <em>host<\/em>, serta kalangan lainnya. Selama acara berlangsung <em>viewer<\/em> terlihat antuasias dan menunjukkan <em>curiosity, <\/em>terbukti dari komentar-komentar yang dilayangkan <em>viewer<\/em> baik sapaan, apresiasi, tanggapan, ataupun pertanyaan. Acara ini berjalan dengan baik meski di tengah diskusi sempat beberapa kali terkendala jaringan, namun tidak mengurangi keseruan dari acara ini, terlebih acara ini dipandu oleh <em>host<\/em> yang handal dan luwes.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/WhatsApp-Image-2021-04-12-at-21.09.23.jpeg\" rel=\"attachment wp-att-970\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-970\" src=\"http:\/\/psikopend.sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/WhatsApp-Image-2021-04-12-at-21.09.23-138x300.jpeg\" alt=\"WhatsApp Image 2021-04-12 at 21.09.23\" width=\"138\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/WhatsApp-Image-2021-04-12-at-21.09.23-138x300.jpeg 138w, https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/WhatsApp-Image-2021-04-12-at-21.09.23.jpeg 461w\" sizes=\"auto, (max-width: 138px) 100vw, 138px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ibu Tina Dahlan mengawali diskusi dengan mengemukakan pendapatnya mengenai fenomena <em>QLC<\/em> yang sebenarnya mungkin sudah lama terjadi, yang diikuti penjelasan bahwa istilah <em>QLC<\/em> menjadi populer dengan adanya buku karangan Robbins dkk pada tahun 2001 tentang <em>QLC<\/em>. Dalam pemaparannya, Ibu Tina Dahlan menjelaskan bahwa <em>QLC<\/em> dialami pada usia 20 tahunan dan mungkin dialami oleh semua orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ibu Tina juga menjelaskan yang dimaksud dengan guru milenial adalah guru yang lahir antara tahun 1980 s.d 1995 sehingga dapat dibayangkan bahwa selain mereka dituntut untuk menjadi pendidik, mereka juga mengalami krisis identitas yang membuat mereka merasa tertekan, cemas, dan penuh keraguan. Ibu Tina Dahlan menyarankan kepada guru milenial yang sedang mengalami <em>QLC<\/em> agar tidak terlalu fokus pada hasil, namun pada upaya untuk menjadi <em>role model<\/em> bagi peserta didik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penjelasan dari Bu Tina pada Minggu malam itu begitu menarik sehingga tidak terasa waktu <em>live streaming<\/em> segera berakhir. Sebelum mengakhiri acara ini,\u00a0 Ibu Tina Dahlan menambahkan penjelasan bahwa terdapat dua bentuk <em>QLC<\/em> yang mungkin dialami guru milenial, yaitu perasaan tidak mampu untuk memasuki peran yang diharapkan sebagai orang dewasa dan perasaan terjebak dalam peran orang dewasa. Ketika guru milenial menghadapi <em>QLC,<\/em> maka guru perlu menarima ini sebagai sesuatu yang wajar dan masa pembelajaran menjadi orang dewasa.\u00a0(Pena, 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program Studi Psikologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia mulai mengaktifkan kembali kegiatan melalui sosial media khususnya media Instagram sebagai upaya untuk memperkenalkan lebih jauh tentang Prodi ini kepada khalayak, dengan mengadakan acara live streaming bersama Ketua Prodi Dr. Tina Hayati Dahlan, M.Pd, Psikolog. Acara live streaming yang diselenggarakan oleh tim media Prodi Psikologi Pendidikan ini mengusung tema Quarter Life [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-969","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-chapter-report"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/969","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=969"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/969\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":992,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/969\/revisions\/992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=969"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=969"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikopend-sps.upi.edu\/beranda\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=969"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}