Bangsa yang ‘merdeka’ dengan pemikiran masyarakatnya terbelenggu pikiran-pikiran irasional hingga termanifestasi ke dalam tindakan2 destruktif, maka kemerdekaan itu hanyalah sebatas “kulit” saja dengan “isi” yang karut marut.
Bangsa yang merdeka adalah bangsa yang masyarakatnya memiliki pandangan luas dengan tetap mengedepankan “local wisdom” dan memanifestasikannya ke dalam tindakan-tindakan konstruktif. Mereka akan berpikir bahwa kemerdekaan bukanlah sekedar untuk dirayakan atau dinikmati, tetapi juga terdapat spirit untuk senantiasa memperjuangkannya dengan penuh tanggung jawab.
Marilah kita mengisi kemerdekaan kita dengan memanfaatkan potensi kita dengan sebaik-baiknya, penuh harapan dan ketangguhan, serta dengan menebar lebih banyak manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-76.
– Tina Dahlan –
Kaprodi Psikologi Pendidikan SPs UPI
__
Klik Link dibawah ini untuk menggunakan Twibbon
https://twb.nz/psikopend17agustus1
atau
https://twb.nz/psikopend17agustus2
__
Publikasi Prodi Psikologi Pendidikan
Sekolah Pascasarjana
Universitas Pendidikan Indonesia
#UPIBandung #PsikologiPendidikan #UPIRumahKita

