Jum’at, 24/12/2021, telah dilaksanakan webinar kedua dalam rangkaian acara Educational Psychology Weeks, yang merupakan tugas akhir mata kuliah Psikologi Perkembangan yang diampu Prof. Dr. Juke R. Siregar, M.Pd., Psikolog dan Dr. Tina Hayati Dahlan, M.Pd., Psikolog. Acara yang dihadiri 51 peserta yang terdiri atas orang tua dan guru tersebut dibuka Ketua Prodi Psikologi Pendidikan SPs dan dipandu seorang MC, Lasmiyati, S.Pd.
Webinar yang mengusung tema “Mereka Juga Mau Didengar, Loh! Komunikasi Efektif pada Remaja dengan Pendekatan Mindful Parenting” ini membahas tentang pentingnya membangun komunikasi orang tua dan remaja dengan pendekatan mindful parenting. Diharapkan setelah mengikuti webinar ini, orang tua dan guru dapat lebih memahami perkembangan remaja sehingga dapat berkomunikasi secara penuh kesadaran, memelihara hubungan yang baik, dan mengembangkan kedekatan emosional dengan anak atau siswa remaja.
Materi diawali dengan pemaparan mengenai Karakteristik Perkembangan Remaja yang disampaikan oleh Nurs. Siti Maria Ulfah, S.Kep., dan Mengasuh Remaja dengan Pendekatan Mindful Parenting yang disampaikan oleh Erna Hadianti Mutajanidah, S.Pd. Terlebih ketika penyampaian Closing Statement oleh Ketua Prodi Psikologi Pendidikan, Dr. Tina Hayati Dahlan, M.Pd., Psikolog. Dr. Tina menyampaikan bahwa esensi dari mindful parenting adalah komunikasi intrapersonal (dengan diri) dan interpersonal (antar pribadi, dalam hal ini orang tua dengan anak remaja).
Selama acara berlangsung, sangat terlihat antusiasme para peserta dalam menyimak kedua pemaparan materi. Bahkan pada layar zoom nampak beberapa peserta sampai meneteskan air mata, menunjukan betapa mereka sangat menghayati kegiatan ini. Antusiasme peserta juga terlihat dari respons dan pertanyaan yang diberikan.
Di akhir acara, Dr. Tina juga memberi contoh dan mengajak peserta untuk mempraktikan bersama-sama beberapa contoh praktik mindfulness, antara lain praktik kebersyukuran, mindful breathing, dan mindful seeing. Dr. Tina berharap agar peseta dapat mengimplementasikan praktik-praktik mindfulness dalam keseharian ataupun dalam situasi pengasuhan anak remaja.
Selepas acara berakhir, peserta masih banyak yang mengungkapkan bagaimana kesan mereka setelah mengikuti webinar ini, antara lain: “Alhamdulillah… webinar hari ini selesai dengan meninggalkan bekal yang Masya Allah luar biasa… Semoga ilmu ini bisa kami terapkan dalam keseharian membesarkan anak-anak kami yang remaja khususnya, agar menjadi remaja yang sholeh dan bisa menjadi kebanggaan untuk kami sebagai orangtua nya.. aamiin”, ungkap salah satu peserta mengenai kesannya setelah mengikuti webinar ini.
(Erna Hadianti M, Lasmiyati, 2021)



