Ayu Ulivia, Diah Permata Sari, & Siti Maria Ulfah
Lupa adalah hilangnya informasi yang telah disimpan di memori jangka panjang (Ling & Catling, 2012). Dalam kajian psikologi kognitif, terdapat beberapa teori yang menjelaskan tentang mengapa seseorang dapat lupa. Beberapa diantaranya adalah: Teori interferensi & Teori peluruhan (Sternberg & Sternberg, 2012).
Teori Interferensi
Lupa terjadi karena proses mengingat kembali suatu informasi terganggu oleh proses mengingat informasi yang lain (Sternberg & Sternberg, 2012). Terdapat 2 jenis lupa dalam teori interferensi yaitu interferensi retroaktif dan proaktif.
- Interferensi retroaktif: terjadi ketika informasi yang baru diperoleh menghambat ingatan informasi lama.
- Interferensi proaktif: terjadi ketika informasi yang dipelajari di masa lalu menghambat pembelajaran informasi baru (Sternberg & Sternberg, 2012).
Teori Peluruhan
Informasi lupa diingat karena hilangnya bertahap dari jejak memori. Pandangan ini berbeda dengan teori interferensi yang memandang satu atau lebih informasi memblokir proses menginat informasi yang lain (Sternberg & Sternberg, 2012).
Referensi :
Sternberg. R. J. & Sternberg, K. (2012). Cognitive Psychology, 6th Edition. USA: Wadsworth.
Ling, J & Catling, J. (2012). Psychology Express: Cognitive Psychology. Harlow: Pearson Prentice Hall
