Hai, Sahabat Psikopend! Apa kabarnya pagi ini?
Semoga masih tetap semangat puasanya ya✨
Siapa di sini yang sering lupa?
Kira-kira apa yang yang menyebabkan kita sering lupa?
Yuk kita lihat pembahasannya dari perspektif psikologi kognitif.
Apa Itu Lupa?
Lupa adalah hilangnya informasi yang telah disimpan di memori jangka panjang (Ling& Catling, 2012)
Dalam kajian Psikologi Kognitif, terdapat beberapa teori yang menjelaskan tentang mengapa seseorang dapat lupa. Diantaranya teori Interferensi dan teori Peluruhan (Sternberg& Sternberg, 2012).
Menurut teori Interferensi, lupa terjadi karena proses mengingat kembali suatu informasi yang lain (Sternberg& Sternberg, 2012).
Sedangkan menurut teori Peluruhan, informasi menjadi lupa diingat karena informasi tersebut hilang secara bertahap dari jejak memori. Pandangan ini berbeda dengan teori interferensi yang memandang satu atau lebih informasi memblokir proses mengingat informasi yang lain (Sternberg& Sternberg, 2012).
Semoga bermanfaat ya, Sahabat Psikopend?
Mata kuliah: Psikologi Kognitif
Oleh:
Ayu Ulivia (2020)
Diah Permata Sari(2021)
Siti Maria Ulfah (2020)
Publikasi Psikologi Pendidikan
Sekolah Pascasarjana
Universitas Pendidikan Indonesia
#UPIBandung #PsikologiPendidikan
#KelasPagiPSikopend
