TESIS
Endah Maulida Kusuma Asih, Dr. Tina Hayati Dahlan, S.Psi., M.Pd., Psikolog., Dr. Ilfiandra, M.Pd., Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd., Dr. Nandang Budiman, M.Si.
Abstrak:
Siswa menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah sehingga pengalaman siswa di sekolah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap subjective well-being mereka. Self-efficacy yang dimiliki siswa memberikan pengaruh positif terhadap subjective well-being. Siswa dengan self-efficacy yang tinggi dapat menimbulkan kepuasan akademiknya. Kepuasan merupakan indikator dari subjective well-being. Dengan kata lain self-efficacy dapat meningkatkan subjective well-being siswa. Adanya stres akademik dapat memengaruhi hubungan antara self-efficacy dan subjective well-being. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stres akademik sebagai variabel yang memoderasi pengaruh self-efficacy terhadap subjective well-being siswa SMA Negeri di Jakarta Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 360 siswa SMA Negeri di Jakarta Timur dengan rentang usia 15-19 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan adaptasi dari instrumen Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) untuk mengukur Stres akademik, Subjective Well-Being in School Scale untuk mengukur subjective well-being siswa dan Academic Self-efficacy Scale (ASES) untuk mengukur self-efficacy siswa. Teknik analisis yang digunakan yaitu Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres akademik memoderasi pengaruh self-efficacy terhadap subjective well-being siswa. Rekomendasi hasil penelitian ini diberikan kepada sekolah, guru dan orang tua, dan peneliti selanjutnya. Kata kunci: stres akademik, subjective well-being, self-efficacy
Kata Kunci: self-efficacy, stres akademik, subjective well-being.
