Mengenal Psikologi Positif

Anenda Bagus S. Ganesha & Luthfi Hidayat

Definisi Psikologi Positif

  • Psikologi positif merupakan ilmu yang menggunakan teori-teori psikologis, penelitian, dan teknik intervensi untuk memahami sisi positif, adaptif, kreatif, dan elemen-elemen yang bermakna secara emosional pada perilaku manusia (Compton, 2005:3). 
  • Taufik (2012:83) menambahkan bahwa psikologi positif adalah studi tentang emosi-emosi positif untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. 

Sejarah Lahirnya Psikologi Positif

  • Berkembang setelah terjadinya PD II.
  • Mengutamakan pada penyakit mental korban perang 🡪 menolong para korban untuk memperoleh kembali kesejahteraan diri 🡪 membantu agar hidupnya lebih bermakna dan mengarah ke hal yang lebih positif. 
  • Seligman (1998) 🡪 Terpilih jadi Presiden APA 🡪 mendeklarasikan Positive Psychology 🡪 memperluas area psikologi positif 🡪 pendidikan, kesehatan, neurosains
  • Harapan 🡪 membuat dunia lebih bahagia.
  • Psikologi positif 🡪 berakar dari aliran humanistic.

Misi Awal Psikologi 

Terdapat tiga misi awal munculnya psikologi yaitu untuk menyembuhkan penyakit mental, untuk menemukan dan memelihara bakat dan kejeniusan serta potensi individu, dan untuk membuat kehidupan normal yang bermakna (Compton, 2005:4).

  1. Menyembuhkan Penyakit Mental
  2. Menemukan dan Memelihara Bakat dan Kejeniusan serta Potensi Individu
  3. Untuk Membuat Kehidupan Normal yang Bermakna

emosi netral dan pada akhirnya berpindah ke arah emosi yang positif.

Ruang Lingkup dari Psikologi Positif

Compton (2005:4) menguraikan bahwa dimensi psikologi positif cukup luas. Namun, beberapa dimensi telah digunakan untuk mendefinisikan area baru secara umum sebagai berikut:

  1. Positives subjective states 
  2. Positives Individual Traits 
  3. Positive Institution 

Pentingnya Psikologi Positif

  • Selligman menjelaskan dalam Compton (2005:3) bahwa sebelum perang dunia ada tiga misi psikologi yaitu untuk menyembuhkan penyakit mental, untuk menemukan dan memelihara bakat dan kejeniusan serta potensi individu, dan untuk membuat kehidupan normal yang bermakna. 
  • Pada mulanya psikologi lebih identik dengan menggali permasalahan mental manusia dan memperbaikinya (Goei, 2020).
  • Psikologi positif menjadi penting karena membantu mengarahkan individu ke arah positif dari lingkungannya maupun dari dalam individu itu sendiri karena dengan berpikir positif dan memiliki emosi positif, manusia dapat terhindar dari emosi negatif yang berdampak buruk bagi fisik dan psikologis individu (Hartanti, 2017:25).

Aplikasi Psikologi Positif dalam Pendidikan

  • Optimisme Akademik:
  • Mengembangkan konstrak optimisme akademik yang didalamnya meliputi efikasi kolektif guru dan staff sekolah, kepercayaan pada siswa dan orangtua dan penekanan pada iklim akademik. 
  • Asumsinya bahwa optimisme adalah sesuatu yang dapat dipelajari dan ditularkan, sehingga ketika guru dan sistem di sekolah dibangun dengan optimisme akan mempengaruhi siswa dalam proses pembelajaran. 
  • Menggali Kekuatan Karakter Siswa 
  • Mengembangkan konstrak optimisme akademik yang didalamnya meliputi efikasi kolektif guru dan staff sekolah, kepercayaan pada siswa dan orangtua dan penekanan pada iklim akademik. 
  • Asumsinya bahwa optimisme adalah sesuatu yang dapat dipelajari dan ditularkan, sehingga ketika guru dan sistem di sekolah dibangun dengan optimisme akan mempengaruhi siswa dalam proses pembelajaran. 
  • Menumbuhkan Keterikatan Siswa dan Lingkungan Belajar yang Optimal
  • Mengembangkan konstrak optimisme akademik yang didalamnya meliputi efikasi kolektif guru dan staff sekolah, kepercayaan pada siswa dan orangtua dan penekanan pada iklim akademik. 
  • Asumsinya bahwa optimisme adalah sesuatu yang dapat dipelajari dan ditularkan, sehingga ketika guru dan sistem di sekolah dibangun dengan optimisme akan mempengaruhi siswa dalam proses pembelajaran. 

Perkembangan Psikologi Positif Masa Kini

  • Mempengaruhi intervensi yang membantu orang meningkatkan kekuatan mereka dan mengembangkan potensi mereka untuk kebahagiaan dan kepuasan 
  • Manfaat potensial mempraktikkan psikologi positif 🡪  peningkatan harga diri, hubungan yang lebih baik, dan pandangan hidup yang lebih baik. 
  • Rasa syukur, hubungan sosial, dan kebaikan semuanya penting untuk menjalani kehidupan terbaik
  • Peningkatan pandangan positif ini pada akhirnya dapat mengarah pada rasa kebahagiaan, kepuasan, dan harga diri yang lebih besar.

Referensi:

Aulia, Farah. (2015). Aplikasi Psikologi Positif dalam Konteks Sekolah. Seminar Psikologi & Kemanusiaan, 2015 Psychology Forum UMM, ISBN: 978-979-796-324-8 (https://mpsi.umm.ac.id/files/file/120-124%20Farah%20Aulia.pdf)

Compton, William C. (2005). An Introduction to Positive Psychology. Belmont, California: Thompson Wadsworth

Goei, Garvin. (2020, 17 November). Berkenalan dengan Psikologi Positif, Ilmu tentang Kebahagiaan. (https://garvingoei.net/berkenalan-dengan-psikologi-positif-ilmu-tentang-kebahagiaan/

Hartanti. (2017). Penerapan Psikologi Positif pada Masyarakat Urban. Proceedings Book Seminar Nasional 30 September2017. LPPM Universitas Surabaya, Surabaya, pp. 17-36. ISBN 978-602-73416-9-2. (http://repository.ubaya.ac.id/37465/)Taufik. (2012). Positive Psychology: Psikologi Cara Meraih Kebahagiaan. Prosiding Seminar Nasional Psikologi Islami, Hal 83-89, Surakarta, 21 April 2012