Pelaksanaan Bimtek Modul P2K2S di Kabupaten OKU Sumsel

SEAMEO CECCEP bersama dengan dinas pendidikan Kab. OKU Sumsel melaksanakan kegiatan bimbingan  teknis pada tanggal 8 & 9 September 2022. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilaksanakan di Baturaja, Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk melatih Pengasuhan Penuh Kesadaran dan Kasih Sayang (P2K2S) kepada 70 orang guru PAUD se-Kabupaten OKU. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kerjasama Prodi Psikologi Pendidikan SPs UPI dengan SEAMEO CECCEP. Ketua prodi Psikologi Pendidikan SPs UPI,  Dr. Tina Hayati Dahlan, M.Psi., Psikolog, sebagai pengembag modul P2K2S didapuk menjadi master trainer untuk menyampaikan materi modul kepada peserta.

Acara dimulai dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh Pj. Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP, MM, M.Pd dan Pj. Bunda PAUD OKU, Hj. Zwesti Karenia Teddy, SE. Turut hadir segenap jajaran pemerintahan diantaranya Asisten 1, Drs.Slamet Riyadi,M.si; Kaban BKPSDM Mirdaili, S.STP, M.Si; Kadin Sosial Syaiful Kamal, SKM, M.Epid; Kadin Diknas Alfarizi, SE, Ak, M.Pd. serta jajaran lain khususnya dari sesi bidang PAUD dan PNF. PJ Bupati Kabupaten OKU dalam sambutannya menyebutkan bahwa “kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait pengasuhan penuh kasih sayang”. Disampaikan pula bahwa orang tua adalah pakar pengasuhan di rumahnya masing-masing oleh karena itu, setelah mendapatkan ilmu dari kegiatan ini, diharapkan para guru PAUD yang hadir dapat menerapkannya di rumah serta mengimbaskan kepada wali murid.

Turut memberikan sambutan, Prof. Vina Adriany, M.Ed., Ph.D, selaku Centre Director SEAMEO CECCEP Indonesia. Dalam sambutannya, Prof. Vina menyampaikan bahwa kegiatan bimtek P2K2S ini merupakan best practice bagaimana tingginya komitmen pemerintah daerah OKU untuk percepatan peningkatan kualitas pendidikan. Beliau berharap, hal ini dapat dicontoh oleh pemerintah kabupaten lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya untuk anak usia dini. Beliau juga menyampaikan harapannya agar para para peserta dapat mensosialisasikan ilmu yang didapat dari kegiatan ini kepada guru dan orang tua lainnya.

Agenda inti dari kegiatan ini adalah pelatihan modul pengasuhan penuh kesadaran dan kasih sayang yang disampaikan oleh Dr. Tina Hayati Dahlan, M.Pd., Psikolog dibantu oleh Cepri Maulana, M.Pd dan Fitria Suciati, M.Pd . Terdapat total 6 modul P2K2S yang disampaikan kepada peserta. 4 modul dipaparkan di hari pertama dan 2 modul dipaparkan di hari kedua. Pada hari pertama, Dr. Tina menyampaikan salah satu materi yang disampaikan adalah ikhtisar P2K2S yang meliputi hakikat serta urgensi dari pengasuhan penuh kesadaran dan kasih sayang. Beliau menyampaikan bahwa pada intinya pengasuhan bersifat customize yang artinya setiap keluarga memiliki kebutuhan dan gaya pengasuhannya masing-masing. P2K2S hadir sebagai ilmu pengasuhan yang tidak menghakimi gaya pengasuhan yang telah diterapkan orang tua sehingga dapat menciptakan pengasuhan yang menyenangkan dan memuaskan.

Agenda di hari kedua dilanjutkan dengan pemaparan materi modul ke-5 dan ke-6 oleh Fitria Suciati, S.Psi.Materi yang disampaikan meliputi praktik membersihkan diri dan memberi makan anak dengan penuh kesadaran dan kasih sayang. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan roleplay. Pada sesi ini peserta mempraktikkan pemaparan materi P2K2S dengan didampingi oleh tim co-fasilitator dari SEAMEO CECCEP dan UPI. Simulasi pengajaran P2K2S yang dilakukan oleh peserta mendapatkan masukan dari co-fasilitator dari kelompoknya masing-masing. Terakhir, peserta mendapatkan penjelasan terkait pengimbasan yang menjadi tugas para peserta pasca bimtek P2K2S tersebut.

Serangkaian kegiatan P2K2S ini mendapatkan respon yang positif dari guru-guru PAUD selaku peserta. Ibu Mardiana dari TK Mutiara menyampaikan kesan dan pesan bahwa setelah mengikuti kegiatan ini ia berharap agar guru serta orang tua dapat mengetahui kendala pengasuhan yang dialami anak. Guru juga bisa menawarkan solusi dengan pendekatan dengan penuh kesadaran dan kasih sayang. Selanjutnya ada kesan dan pesan dari Ibu Sastra yang menyampaikan bahwa akan segera melakukan pengimbasan kepada wali murid di sekolahnya melalui forum persatuan orang tua dan guru dengan harapan agar apa yang dilakukan di rumah dan di sekolah selaras.

Oleh: Ayu Ulivia (Psikologi Pendidikan, Angkatan 2020)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *