PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

TESIS

Lulu Fatihatul Uyun, Dr. Ilfiandra, M.Pd., Dr. Anne Hafina Adiwinata, M.Pd., Dr. Tina Hayati Dahlan, S.Psi., M.Pd., Psikolog., Dr. Nandang Budiman, M.Si.

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan area, alasan, dan indikator prokrastinasi akademik dan untuk mendeskripsikan perbedaan area prokrastinasi akademik mahasiswa pascasarjana berdasarkan latar belakang demografi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan jenis cross sectional survey. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 201 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel convinience sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Instrumen yang digunakan adalah procrastination assessment student scale (PASS) dan indikator prokrastinasi akademik. Analisis data yang digunakan adalah uji Mann Withney dan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian ini menunjukkan 77% mahasiswa mengalami prokrastinasi pada area persiapan menghadapi ujian, 74% mengalami prokrastinasi pada area menulis makalah/laporan, 69% mengalami prokrastinasi pada area membaca sumber referensi, 65% mengalami prokrastinasi pada area konsultasi dengan dosen pembiming akademik, 58% mengalami prokrastinasi pada area tugas administratif akademik, 58% mengalami prokrastinasi pada area menghadiri kuliah. Faktor penyebab mahasiswa Pascasarjana UPI melakukan penundaan akademik ialah takut sukses dengan persentase 66%. Indikator prokrastinasi yang dilakukan mahasiswa lebih didominasi pada aspek tindakan sebesar 57%. Berdasarkan hasil uji statistik diketahui tidak terdapat perbedaan area prokrastinasi akademik berdasarkan jenjang pendidikan dan jenis kelamin. Terdapat perbedaan area menulis makalah/laporan berdasarkan latar belakang Pendidikan, terdapat perbedaan area konsultasi dengan dosen pembimbing akademik berdasarkan semester.

Kata Kunci: prokrastinasi akademik, survei,mahasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *