DETERMINASI DIRI SISWA SMK PADA MATA PELAJARAN NON KEJURUAN DALAM BLENDED LEARNING

TESIS

Gilang Rizkia Aditia, Dr. Tina Hayati Dahlan, S.Psi., M.Pd., Psikolog., Dr. Ilfiandra, M.Pd.

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika kebutuhan autonomy, competence dan relatedness yang membangun determinasi diri siswa berlandaskan pada pengalaman belajar siswa dalam mata pelajaran non-kejuruan pada sistem blended learning. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan menggunakan metode naratif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Wirasaba Karawang dengan jumlah partisipan sebanyak empat orang siswa kelas XI Asisten Keperawatan. Temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor dasar yang membangun determinasi diri siswa dalam belajar melalui pemenuhan kepuasaan kebutuhan autonomy, competence dan relatedness dalam pembelajaran blended pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika. Namun, dimensi kebutuhan relatedness dalam proses pembelajaran blended merupakan faktor dasar kebutuhan psikologis belajar yang menentukan pemenuhan kebutuhan belajar lainnya seperti kebutuhan autonomy dan competence dalam membangun deteriminasi diri siswa pada proses pembelajaran. Dengan kata lain, ketercapaian pemenuhan kebutuhan relatedness dapat memicu autonomy siswa sebagai pembelajar yang mandiri sehingga dapat memenuhi kebutuhan competence dalam belajar. Ketercapaian dalam memenuhi kebutuhan autonomy, competence dan relatedness pada setiap bidang mata pelajaran yang diikuti dapat membentuk determinasi diri siswa dalam belajar.

Kata Kunci: autonomy, competence, relatedness, self-determination, blended learning.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *